Apakah Benar Sambal Pedas Bisa Turunkan Hipertensi?


Masyarakat Indonesia populer dengan kebiasaannya mengonsumsi makanan pedas. Hal ini dikarenakan oleh beragamnya variasi dari sambal yg dapat ditemukan di beberapa daerah. Selain dapat memperlihatkan sensasi mantap, tidak sedikit orang-orang yg menyebut kebiasaan mengonsumsi makanan pedas semacam sambal dapat menolong menurunkan tekanan darah. Apakah terbukti makanan pedas dapat memperlihatkan fungsi ini?

Dampak mengonsumsi makanan pedas bagi tekanan darah
Pakar kesehatan menyarankan penderita hipertensi alias mereka yg mempunyai tekanan darah tinggi tetapi belum dianggap sebagai penderita hipertensi untuk menghindari makanan-makanan dengan kadar garam yg tinggi. Dengan melakukannya, jadi tekanan darah dapat diturunkan dengan signifikan. Beruntung, menurut suatu penelitian yg dilakukan di Tiongkok pada 2010 silam, mengonsumsi makanan pedas semacam sambal dapat menolong menurunkan tekanan darah.

Dalam penelitian yg dilakukan para pakar dari Third Military Medical University ini, disebutkan bahwa kurang lebih 20 persen dari masyarakat Tiongkok tahap utara serta timur mengalami hipertensi. Sementara itu, hanya 10-14 persen masyarakat Tiongkok tahap barat serta selatan yg menderita penyakit ini. Di Tiongkok tahap barat serta selatan, masyarakatnya cenderung lebih menggemari makanan pedas serta panas apabila dibandingkan dengan masyarakat Tiongkok lainnya.

Menurut para peneliti, kandungan capsaicin di dalam cabai yg dapat memperlihatkan sensasi panas serta pedas nyatanya dapat membikin pembuluh darah menjadi lebih rileks. Hal ini akan membikin peredaran darah menjadi lebih lancar sekaligus membikin tekanan darah menurun.

Capsaicin bekerja dengan tutorial membikin saluran reseptor di dalam lapisan pembuluh darah lebih aktif. Hal ini akan membikin produksi oksida nitrat meningkat. Selain membikin pembuluh darah terus rileks, faktor ini juga akan mencegah terjadinya peradangan dengan efektif.

Manfaat lain kebiasaan mengonsumsi makanan pedas
Selain dapat menolong menurunkan tekanan darah, pakar kesehatan menyebut ada beberapa fungsi kesehatan lain yg dapat kita dapatkan dari kebiasaan mengonsumsi makanan pedas semacam sambal.

Berikut merupakan manfaat-manfaat kesehatan tersebut.

Membantu proses penurunan berat badan
Berdasarkan suatu penelitian, dihasilkan fakta bahwa capsaicin dapat menolong menambah sistem metabolisme tubuh sampai 5 persen. Hal ini akan berpengaruh besar pada proses pembakaran lemak yg dapat saja meningkat sampai 16 persen. Selain itu, apabila kita mengonsumsi makanan pedas, jadi di dalam tubuh akan terjadi efek termogenik alias pembakaran kalori tambahan sampai 20 menit lamanya seusai makan.

Melihat fakta ini, tidak sedikit pakar diet yg menyarankan orang-orang yg ingin menurunkan berat badan untuk rajin berolahraga, menerapkan pola makan dengan kadar gizi yg seimbang, serta mulai membiasakan diri makan pedas.

Menyehatkan jantung
Kandungan capsaicin di dalam cabai dapat menolong menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh dengan signifikan. Kandungan vitamin A serta vitamin C di dalam cabai juga dapat membikin dinding otot jantung terus kuat. Capsaicin juga sanggup mencegah terjadinya penggumpalan darah di dalam pembuluh darah. Hal ini berarti, jantung serta pembuluh darah akan jauh lebih sehat apabila kita rajin makan-makanan pedas. Risiko terkena penyakit kardiovaskular juga dapat ditekan.

Mencegah datangnya kanker
Berdasarkan suatu penelitian yg dilakukan di American Association for Cancer Research, dihasilkan fakta bahwa kandungan capsaicin di dalam cabai sanggup merangsang reseptor sel di dalam usus yg dapat membikin risiko bertumbuhnya kanker alias tumor di saluran pencernaan dapat ditekan. Capsaicin juga sanggup membunuh beberapa tipe sel kanker.

Penelitian ini juga menunjukan bahwa capsaicin sanggup mencegah kanker prostat, kanker payudara, kanker pankreas, serta kanker kandung kemih.

Mengatasi persoalan sinusitis
Bagi mereka yg menderita persoalan sinusitis, mengonsumsi makanan pedas dapat menolong meringankan gejalanya dengan baik. Bahkan, menurut suatu penelitian, efek capsaicin dari cabai cenderung mirip dengan efek obat dekongestan bagi saluran pernapasan.

Klik Untuk Komentar